28 Jenis Pengawet Makanan yang Aman untuk Dikonsumsi

Pengawet makanan merupakan zat yang perlu kita ketahui dan waspadai. Bagaimana tidak? Sekarang ini banyak sekali makanan yang dijual dengan menambahkan pengawet. Baik dari makanan ringan, minuman, bahkan roti dan makanan berat lainya mengandung materi pengawet. Bahayanya ialah pengawet yang dipakai tersebut apakah terindikasi sebagai materi pengawet yang aman dikonsumi atau tidak. Perlunya kesadaran diri untuk cerdas memilah dan memilih makanan yang sering dikonsumsi semoga kesehatan tubuh terjaga.

Kesadaran diri inilah yang perlu dibangun untuk mengetahui materi pengawet mana saja yang aman untuk dikonsumsi. Bukan saling menyalahkan ataupun bersikap acuh. alasanya tentu sebagai dampak dari kemajuan zaman yang begitu cepat. Karena itu, sangat penting menjaga diri dari makanan yang berpengawet untuk kehidupan yang lebih baik.

Pengawet

Ada 28 macam materi pengawet yang aman untuk dikonsumi dan perlu Anda ketahui

1. Vitamin C


Mengherankan bukan, Vitamin C tidak hanya berfungsi sebagai vitamin esensial untuk mencegah kanker ataupun sebagai embel-embel tubuh. kandungan dari vitamin c terbukti sebagai salah satu materi pengawet makanan yang aman untuk dikonsumsi. nama lain dari Vitamin C ini ialah “ascorbic acid”. Beberapa materi makanan yang menggunakan vitamin C sebagai materi pengawet ialah produk olahan daging dan jus buah buah lainya.

2. Sodium Benzoat


Zat pengawet ini terdengar familiar di kalangan pengawet makanan. Sodium benzoat sejatinya materi pengawet makanan yang terbuat dari materi alam. sehingga aman untuk di konsumsi. Kandungan komponen didalam zat ini bersifat anti bakteria sehingga memiliki kegunaan untuk menjaga makanan semoga terhindar dari basil yang dapat merusak kesejukan makanan.

Penggunaan sodium benzoat biasanya dipadukan dengan asam benzoat. keduanya bagaiakan pasangan yang tak terpisahkan sebab masih sama sama terbuat dari materi alam. penggunaan materi pengawet ini digunakan pada materi makanan ringan, kudapan manis tart. salad, minuman ringan dan banyak lainya

3. Asam Sitrat


Asam sitrat memiliki fungsi ibarat viamin C. Bahan pengawet ini aman dikonsumsi dan bersifat mencegah pertumbuhan basil jahat. Bahkan Keguanaan dari asam sitrat bisa menghambat sporadis jamur yang tumbuh di makanan.

Keamanan penggunaan asam sitrat ini sudah dilindungi oleh tubuh penguji dan dinyatakan 99,99% aman. Keunikan asam sitrat ialah selain bisa menjadi materi pengawet ternyata bisa menambah rasa pada makanan yang diawetkan dengan menggunakan asam sitrat yang sering disebut (citric acid) sebagai nama ilmiahnya.

4. Sulfur dioksida (SO2)


Bahan pengawet ini sering ditemukan pada sari buah kering, kacang, dan sirup. Meskipun materi pengawet ini tergolong aman, tetapi perlu diwaspadai terhadap kadar dan dosis pemakainanya. Jika terjadi kelebihan penambahan dari materi pengawet ini dapat menjadikan resiko luka pada lambung dan alergi kulit.

5. Kalium Nitrit


Zat ini memiliki nilai kelarutan tinggi kalau di campur dengan air. warnanya yang putih dan kuning dapat dimanfaatkan pada materi makanan yang bersifat basah. Kegunaanya dari materi pengawet makanan ini bisa menghambat pertumbuhan basil yang timbul pada daging atau ikan yang sudah dilayukan untuk mempertahankan keaslian warna semoga terlihat selalu segar.

6. Kalsium Propinat


Pengawet makanan ini termasuk pada golongan asam. Kegunaan dari materi pengawet ini memiliki fungsi mencegah jamur dan juga kapang. Bahan pengawet ini ditemukan pada materi makanan roti dan tepung

7. Asam sorbat


Produk olahan makanan dengan kemasan jjeruk, keju  dan minuman sering ditambahkan dengan zat ini. walaupun aman ditambahkan dalam konsentrasi tinggi, tetapi dapat berdampak buruk bagi kesahatan kususnya kulit dan mata. Karena bisa membuat iritasi dan alergi yang berkembanjangan.

8. Chitosan


Merupakan materi pengawet organik yang gres baru ini ditemukan. Bahan ini terbuat dari limbah udang dan rajungan. walaupun dari limbah tetapi dari proses pengolahan materi pengawet ini terbukti aman dan tidak beracun. Fungsi dari pengawet ini untuk pelapisan (Coating). Manfaatnya melapisi makanan semoga tidak dihinggapi serangga mirip lalat.

9. Air Ki ( Endapan Abu merang)


Pengawet  ini digunakan untuk mengawetkan mie. Alhasil, apabila mie diberi pengawet ini akan bertahan selama 2 hari dan sudah terjual di aneka macam toko cina.

10. Asap Cair


Berfungsi sebagai anti mikroba dan antioksidan. Pemanfaatanya didunia pangan untuk mengawetkan daging dan ikan yang bisa bertahan hingga 25 hari.

Baca Juga: 13 Jenis Makanan Penyehat Tulang Terbaik untuk Tubuh

Selain beberapa materi pengawet doatas, ada materi pengawet makannan lain yang bisa di gunakan secara aman dan sudah di regristasi oleh tubuh BPOM, mirip :


Jenis Pengawet Makanan yang Aman Lainnya


1. Natrium bisufit
2. Nisin
3. Propil-p-hidroksi benzoat
4. Kalium propinat
5. Natrium benzoat
6. Metil-phidroksi benzoat
7. Etil p-hidroksi benzoat
8. Kalium bisulfit
9. Kalium nitrat
10. Kalium propinal
11. Kalsium propinat
12. Kalsium sorbat
13. Kalsium benzoat
14. Natrium propinat
15. Natrium meta sulfit

Ada juga materi pengawet makanan alami yang terperinci aman untuk dikonsumsi mirip

1. Gula
2. Garam
3.  Kunyit

Dengan pengawet tentu makanan akan tahan lama dan terhindar dari basil atau jamur. Tetapi jangan hingga tledor dalam memanfaatkannya sebab ancaman dalam makanan dapat memperlihatkan dampak yang buruk ke dalam tubuh.
Sumber http://www.list.co.id

Loading...


EmoticonEmoticon